Wednesday, April 11, 2012

Rio Ferdinand Jelang 10 Tahun Bersama MU

Bek Manchester United, Rio Ferdinand, memberikan tepuk tangan untuk para suporter setelah timnya menang 2-0 atas Stoke di laga lanjutan Premier League di Old Trafford Stadium, Manchester, Selasa (31/1/2012).
Bek veteran andalan Manchester United, Rio Ferdinand, mendekati tahun kesepuluhnya bersama tim berjuluk "The Red Devils" itu. Ferdinand yang menandatangani kontraknya pada 22 Juli 2012 itu mengaku belum memikirkan sedikit pun tentang pensiun. Dia terus berpikir bahwa masih ada satu musim ke depan untuk dirinya.



Pemain berusia 33 tahun ini menunjukkan tabiat pemain yang selalu lapar akan gelar. Padahal, catatan perjalanannya bersama MU sangat mengesankan.

Bersama pasukan Sir Alex Ferguson itu, Ferdinand sudah memenangi Liga Champions, Piala Dunia Klub, dua Piala Carling, dan enam gelar Premier League yang tengah dalam perjalanan setelah MU kini memimpin dengan selisih delapan poin dengan Manchester City di peringkat kedua.

"Saya belum berpikir tentang pensiun. Saya selalu mencoba untuk bermain selama saya bisa. Saya memiliki satu tahun setelah musim ini dan saya ingin melakukannya dengan 10 pemain lainnya. Namun, kapan pun itu, saya ingin mencatatkan prestasi," katanya seperti dilansir  Soccernet.

Kemungkinan, Ferdinand tak akan bermain untuk MU dalam laga melawan Wigan di laga lanjutan Premier League di DW Stadium, Rabu (11/4/2012). Kadang, ketika tak dimainkan, pemain yang datang ke Old Trafford dengan rekor gaji termahal di Inggris, yakni 29,1 juta poundsterling, pada tahun 2002 itu mengaku sering merasa sedih.

Pasalnya, pemain dengan tinggi 1,89 meter itu selalu berpendapat bahwa kebersamaan seorang pemain dengan suatu klub akan diukur melalui jumlah trofi yang bisa diraihnya bersama dengan tim. Ferdinand tak ingin merampungkan kariernya sebagai pecundang.

"Tak banyak pemain yang meninggalkan klub ini dengan melakukan apa yang memang mereka ingin lakukan. Tak baik jika menyelesaikan karier Anda dengan sebuah kekalahan, atau dengan tidak memenangi apa pun. Rasa kekalahan sedang mencoba merasuki pikiran saya. Berpikir bahwa saya tak akan bisa memperbaikinya pada musim selanjutnya karena saya sudah pensiun atau melangkah pergi," ungkapnya.

Wigan memang tak pernah menang dari MU dalam 14 pertemuan terakhir mereka di Premier League. Bahkan tak pernah menyarangkan lebih dari satu gol ke gawang MU. Namun, tim berjuluk "The Latics" itu tentu akan berusaha menghambat laju MU dalam menjaga jarak dengan rival sekotanya dalam papan klasemen sementara Premier League.

Bagi Ferdinand, tak ada yang stagnan dalam sepak bola. Menurut dia, ini sesuatu yang harus diingat selalu oleh skuad muda MU. Ferdinand pun membagikan pengalamannya saat masih berstatus pemain muda di MU.

"Ini hal kecil yang perlu Anda ingat. Pada musim pertama saya, menjelang akhir (musim liga), kami memainkan satu pertandingan dan saya sedikit depresi karena kehilangan dua poin dalam pertandingan yang kami harapkan menang. Gary Neville duduk di dekat saya dan sikapnya yang bisa menjadi poin untuk memenangi liga berubah menjadi kasus. Ini (sikap Gary) membuat (mental) Anda makin merosot dan merasa tertekan. Anda terlihat berbeda. Para pemain muda selalu melihat pemain yang lebih tua. Jika Anda panik, mereka juga demikian. Kami hanya harus tetap tenang dan terus bermain dengan cara yang selalu kami lakukan sepanjang waktu," tuturnya kemudian.

Pelatih Sir Alex Ferguson diperkirakan akan melakukan perubahan. Tom Cleverley dan Chris Smalling akan mulai lagi bermain, sementara Paul Scholes kemungkinan akan beristirahat. Nani yang mengalami cedera pergelangan kaki diperkirakan fit, tetapi belum dapat dipastikan untuk bermain.

0 comments:

Post a Comment